Perbedaan Minyak Kasturi Putih dan Kasturi Kijang

  • 2 min read
  • May 23, 2021
Minyak Kasturi Putih dan Kasturi Kijang

Minyak kasturi merupakan salah satu minyak yang sering dipakai untuk wewangian sebelum beribadah shalat bagi umat muslim.

Minyak kasturi yang berbau harum dan sangat khas ini menjadi salah satu minyak wangi kesukaan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, yakni Nabi Muhammad SAW.

Cara Membedakan Minyak Kasturi Asli dengan Minyak Kasturi Palsu

Memakai minyak kasturi juga sebagai bagian dari sunah rasul yang merupakan kesenangan tersendiri bagi seorang umat muslim. Karena minyak wangi memang sudah tidak asing untuk masyarakat di Indonesia khususnya para umat muslim.

Untuk bisa membedakan mana yang merupakan produk kasturi asli dengan yang mana yang palsu, kamu bisa simak beberapa tips berikut ini:

1. Bandingkan dua minyak kasturi dari segi harga

Kamu juga dapat berkeliling ke beberapa toko yang khusus menjual minyak kasturi. Kemudian kamu bisa tanyakan harga minyak tersebut dan bandingkan dengan penjual minyak lainnya. Jika minyak kasturi harga yang ditawarkan mencurigakan maka bisa dipastikan barang tersebut adalah minyak kasturi palsu.

Kamu juga bisa memikirkan secara akal sehat dan logika kamu mengenaiĀ  harga-harga tersebut mengingat harga bahan baku mentahnya saja sudah cukup lumayan.

Kamu harus tahu bahwa bahan baku minyak kasturi yang memang sulit dijumpai juga dapat kamu jadikan sebagai patokan untuk menentukan harga asli dari minyak kasturi.

Kemudian minyak kasturi adalah minyak yang terbuat dari bahan baku yang diperoleh dari kijang jantan yang mengeluarkan minyak yang nantinya diolah sampai menjadi produk parfum yang dikenal saat ini sebagai minyak kasturi.

2. Cek apakah masih tersegel atau tidak

Sebelum kamu membeli minyak kasturi, kamu juga harus cek terlebih dahulu apakah botol minyak wangi tersebut masih tersegel dengan baik atau sudah ada bagian yang telah lecet maupun terkelupas.

Jika minyak kasturi asli pasti memiliki kemasan yang rapat dan belum dibuka karena dikemas dengan rapi untuk menjaga keaslian dari produknya. Hal ini bertujuan agar nantinya kamu bisa terhindar dari refill minyak kasturi abal-abal.

3. Cium aroma minyak kasturi

Cara selanjutnya yang dapat kamu gunakan yakni dengan mencium aroma minyak kasturi yang hendak akan di beli, apakah daya aromanya bertahan dengan lama ataupun hanya beberapa saat saja.

Karena minyak kasturi asli juga memiliki daya tahan aroma yang cukup lama, apalagi jika disemprotkan pada pakaian kamu, pasti akan bisa meresap dan membuat aromanya bertahan hingga beberapa hari.

Namun kamu harus hati-hati karena berbeda dengan minyak kasturi abal-abal yang hanya mampu bertahan hingga 2-3 jam saja setelah disemprotkan. Kamu juga dapat mencoba menyemprotkan minyak kasturi dari suatu toko, dan kemudian berjalan-jalanlah serta kamu juga bisa kembali lagi setelah beberapa jam.

Kemudian kamu bisa cium apakah bau minyak kasturi yang dijual tersebut masih tercium dari badan kamu atau sudah hilang.

4. Beli minyak kasturi pada sumber terpercaya

Agar kamu dapat lebih aman dalam mendapatkan kasturi asli yang sesuai dengan sunah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, kamu juga dapat membeli minyak kasturi pada penjual yang terpercaya.

Misalnya kamu dapat meminta rekomendasi penjual terpercaya kepada orang yang sudah lama memakai minyak kasturi ataupun pengguna minyak kasturi yang sudah berpengalaman.

Kemudian tanyakan mengenai ciri-ciri minyak kasturi yang asli kepada sumber terpercaya seperti misalnya pada kyai, habaib, ataupun orang yang biasa menjual parfum atau minyak wangi.

Perbedaan yang mendasar dari minyak wangi kasturi putih dan kijang adalah bahan bakunya jika minyak kasturi putih itu diproduksi dari bahan dasar tanaman, sedangkan minyak kasturi kijang berbahan dasar dari kijang asli yang di oleh minyaknya. Nah itu dia perbedaan minyak kasturi putih dan kijang.