Gigi merupakan bagian yang terdapat dalam tubuh manusia, memiliki fungsi tidak hanya untuk mengunyah melainkan untuk berbicara. Dokter Spesialis Radiologi Gigi di Jakarta Utara menjelaskan bawah manusia memiliki dua kelompok gigi diantaranya gigi susu saat masih bayi dan gigi permanen ketika dewasa. Gigi manusia akan berkembang seiring bertambahnya usia dan memiliki tahapan untuk menerima jenis dan tekstur makanan yang dapat diterima. Berdasarkan dokter bedah gigi, gigi bertumbuh secara simetris dimana gigi geraham pada bagian atas bawah pada sisi kiri akan terus tumbuh secara bersamaan dan gigi geraham pada sisi sebelah kanan.

Gigi memiliki bagian enamel merupakan bagian luar gigi yang memiliki sifat keras dan putih, memiliki pelindung jaringan vital. Dentin merupakan lapisan bawah yang memiliki jaringan keras dengan kandungan tabung kecil, jika enamel rusak maka suhu panas maupun dingin akan masuk dalam gigi yang mengakibatkan gigi menjadi sensitif. Cementum merupakan lapisan pada jaringan ikat dan memiliki warna kuning, biasanya tertutup oleh gusi dan tulang jika tidak merawat gigi maka gusi akan menyusut dan cementum akan tertumpuk seperti plak dan bakteri. Pulpa merupakan bagian gigi yang lembut dengan pembuluh darah, saraf dan memiliki jaringan lunak yang berguna untuk memberikan sinyal dan nutrisi pada gigi.

Berikut adalah kesalahan selama menggosok gigi:

  • Salah dalam memilih sikat gigi, pastikan sikat gigi yang dipilih dapat menjangkau semua bagian gigi hingga bagian tersulit. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut dan lentur sehingga dapat masuk ke celah sempit gigi dan gusi, kepala dan bentuk disesuaikan dengan ukuran mulut.
  • Terlalu keras ketika menggosok gigi karena dapat membahayakan kesehatan seperti membuat jaringan pada gusi menjadi longgar dan memberikan tekanan besar akan membuat akar gigi menjadi terekspos, daerah tersebut cukup sensitif pada bagian panas dan dingin.
  • Menggosok gigi terburu-buru dan tidak menyeluruh, dalam menyikat gigi setidaknya selama 2 menit dan membagi mulut dalam 4 bagian untuk dibersihkan selama 30 detik setiap bagiannya.
  • Jarang mengganti sikat gigi akan membuat keefektifan dalam membersihkan gigi menjadi berkurang, bulu sikat menjadi kusut, melengkung dan kehilangan kemampuannya untuk menggosok gigi. Setidaknya mengganti sikat gigi 3 hingga 4 bulan sekali supaya terhindari bakteri dan jamur jauh dari tempat lembab.

Selain itu, menggosok gigi dengan bolak-balik seperti menyetrika dalam membersihkan gigi tentu tidak baik. Gerakan gosok gigi yang salah dapat merusak bagian gigi. Maka mulai menggosok gigi dengan gerakan atas dan bawah, gerakan ini merupakan sapuan pendek dan memutar secara lingkaran untuk membuat sikat gigi dapat mengeluarkan berbagai plak dalam gusi.

Berikut adalah tips menjaga kesehatan gigi dan mulut secara bersamaan:

  • Melakukan konsultasi dengan dokter gigi sehingga dapat melakukan pembersihan, penambalan maupun penanganan untuk gigi yang rusak.
  • Jangan menggunakan gigi jika tidak bukan untuk mengunyah makanan seperti merobek plastik atau membuka tutup botol karena akan membuat gigi menjadi rusak.

Dokter Spesialis Radiologi Gigi di Jakarta Utara menyarankan untuk menggunakan pelindung gigi terutama untuk gigi berlubang. Jika diperlukan dapat menggunakan baking soda untuk membersihkan gigi menjadi lebih putih, dengan melakukan sekali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal. Rajin minum teh hitam dan hijau yang dapat memusnahkan bakteri pada mulut dan mencegah terjadi pembusukan akibat produksi asam. Untuk memastikan gigi sehat maka sebaiknya menggunakan cairan pembersih mulut dan pasta gigi dengan kandungan fluoride.